komponen dan sistem kerja ac split

komponen dan sistem kerja ac split

SPLIT AIR CONDITIONER

 

 Split Air Conditioner atau Split AC, adalah mesin tata udara dimana unit evaporasi dan unit kondensasinya disimpan pada tempat terpisah.

Unit evaporasi atau indoor unit disimpan di bagian dalam ruangan, sedangkan unit kondensasi atau outdoor unit, disimpan diluar ruangan.

Indoor unit secara umum hanya berisi komponen mekanik yang di sebut evaporator.

Sedangkan outdoor unit terdiri dari komponen-komponen

mekanik  : compressor, condenser, filter/strainer, flow control dan accumulator.

Indoor unit dan outdoor unit dihubungkan dengan dua buah pipa yang memiliki ukuran diameter berbeda.

Pipa berdiameter kecil dihubungkan dari outdoor unit ke indoor unit.

Pipa yang berdiameter lebih besar dihubungkan dari indoor unit ke outdoor unit.

komponen dan sistem kerja ac split

KOMPONEN MEKANIK SPLIT AC

Split AC, memiliki komponen-komponen mekanik yang merupakan bagian-bagian yang sangat penting, termasuk pula bagian kabinnya.

Bagian-bagian tersebut secara singkat akan diuraikan pada paragraph-paragraf dibawah ini.

Uraian ini penting bagi mereka yang akan berhubungan dengan masalah Split AC.

komponen dan sistem kerja ac split

Prinsip Kerja Mekanik

Mekanik Split AC terdiri dari beberapa komponen yang masing-masing dihubungkan dengan menggunakan pipa-pipa tembaga yang pada akhirnya merupakan sebuah sistem yang berkerja secara serampak (simultan).

komponen dan sistem kerja ac split

Komponen-komponen mekanik Split AC yang umum digunakan adalah sebagai berikut :

  1. A.    Compressor
  2. B.    Condenser
  3. C.     Filter/Strainer
  4. D.    Flow Control
  5. E.     Evaporator
  6. F.     Pipa Refrigerant
  7. G.    Accumulator

Seluruh komponen mekanik Split AC tersebut disimpan atau dirakit di dalam dua bagian yaitu unit kondensasi dan unit evaporasi.

komponen dan sistem kerja ac split

COMPRESSOR

    Bagian mekanik Split AC  memiliki dua bagian atau dua sisi yang berbeda, yaitu sisi tekanan rendah dan sisi tekanan tinggi.

Proses Evaporasi (penguapan) akan terjadi pada sis tekanan rendah, sehingga di sekeliling bagian ini akan timbul pendinginan.

Proses kondensasi (pengembunan) akan terjadi pada sisi tekanan tinggi.

Pada bagian ini akan timbul proses pembangunan panas, sehongga di sekililing bagian ini akan terasa panas.

Dua proses tersebut (evaporasi dan kondensasi) terjadi terus-menerus selama reflgerant yang berada di dalam bagian mekanik bersirkulasi ( mengalir).

Untuk mendapatkan sisi tekanan rendah serta sisi tekanan tinggi,digunakan Compressor.

Disamping itu, refrigerant harus dapat bersirkulasi, sehingga terjadi proses evaporasi pada sisi tekanan rendah dan proses kondensasi pada sisi tekanan tinggi.

komponen dan sistem kerja ac split

Berarti fungsi Compressor adalah  :

  1. Untuk menciptakan sisi tekanan rendah dan sisi tekanan tinggi.
  2. Untuk mensirkulasikan refrigerant didalam bagian mekanik Split AC.

    komponen dan sistem kerja ac split

CONDENSER

   Condenser adalah suatu alat yang membuat uap refrigerant mengembun.

Temperatur refrigerant dalam bentuk uap selalu lebih tinggi dari pada temperature pada bentuk cairanya.

Apabila uap didinginkan, maka uap akan mengembun.

Pada tekanan udara normal, refrigerant pada mekanik lemari pendingin dapat menguap pada temperature rendah ( dibawah 0 derajat Celcius).

Kesulitan timbul apabila uap refrigerant ini kembali harus dirubah kedalam bentuk cair, tampa membuang panasnya atau didinginkan.

Apabila uap refrigerant harus mengembun pada temberatur udara normal dan panasnya harus dibuang atau didinginkan/dihisap oleh medium disekitarnya, maka temperature uap refrigerant ini harus dinaikkan, sehingga bertemperatur lebih tinggi dari pada udara disekitarnya (temperatur ambient).

komponen dan sistem kerja ac split

Untuk menaikkan tekanan dan temperature ini, digunakan alat compressor.

Dari hasil percobaan, temperature Condenser atau temperatur uap refrigerant didalam Condenserm agar mudah mengembun harus bertempuratur atara 10o sampai dengan 19o Celcius diatas temperature udara di sekitarnya (ambient).

Dengan temperature refrigerant yang lebih tinggi dari pada temperatur udara di sekitarnya (ambient), panas uap refrigerant mudah terbuang ke udara sekitarnya dan pada kondisi tersebut terjadi proses pengembunan refrigerant.

komponen dan sistem kerja ac split

Akhirnya dapat disumpulkan bahwa fungsi Condenser adalah untuk mengembunkan refrigerant, serta pada proses pengembunan ini uap refrigerant akan membuang panas.

 

Filter / Strainer

Filter atau strainer di pasang pada saluran keluar dari Condenser.

Filter ini terbuat dari tembaga kasa dan berfungsi menyaring kotoran yang mungkin ada didalam system sehingga tidak dapat masuk bagian campillary tube (pipa kapiler).

Apabila kotoran masuk kebagian pipa kapiler, maka bagian tersebut akan tersumbat, refrigerant tidak dapat mengalir, sehingga proses siklus refrigerant berhenti.

Apabila keadaan ini dibiarkan berjanjut, sementara compressor terus bekerja, maka bagian evaporator dan ruangan pendingin menjadi panas dan pada keadaan yang lebih kritis akan menyebabkan kerusakan pada bagian compressor.

Posisi ideal lainnya adalah horizontal atau mendatar.

Pada posisi ini kotoran yang tersaring akan jatuh kebagian bawah, dan akan memberikan aliran refrigerant dibagian atas.

Pemasangan filter atau strainer pada posisi vertical dengan arah aliran kebawah, akan mempercepat saringan tersumbat, sebab kotoran menjadi terakumulasi pada saringan.

komponen dan sistem kerja ac split

FLOW CONTROL (pengontrol aliran)

Pada setiap mekanik Split AC harus dipasang flow control ( pengontrol aliran).

Komponen ini memiliki diameter dalam berukuran kecil,dipasang sedekat mungkin dengan saluran masuk Evaporator.

komponen dan sistem kerja ac split

Jenis flow Control yang digunakan pada Split AC adalah Cpillary tube (pipa kailer).

Fungsi pipa kapier, adalah  :

  1. Membantu mempertahankan sisi tekanan tinggi dan sisi tekanan rendah.
  2. Mengalirkan reflgerant cair dari condenser ke dalam evaporator secara teratur.

    komponen dan sistem kerja ac split

 EVAPORATOR

 Setiap cairan yang menguap, membutuhkan/menyerap panas untuk membantu proses penguapan tersebut.

Agar cairan dapat menguap dengan cepat, dapat diatur dengan cara memperluas rongga dan menurunkan tekanan di dalam rongga tersebut.

Pada mekanik Split AC, tempat yang di gunakan untuk menguapkan refrigerant cair dari pipa kapiler di sebut dengan Evaporator.

Seperti dijelaskan di atas, refrigerant cair dari pipa kapiler yang berdiameter kecil masuk ke ruang evaporator yang lebih luas dan bertekanan rendah karena dihisap oleh compressor, maka dengan mudah refrigerant tersebut berubah bentuk menjadi uap.

Untuk meguap refrigerant akan meyerap panas.

komponen dan sistem kerja ac split

Panas diambil dari medium di sekitar Evaporator shingga permukaan, baik pipa maupun sirip evaporator menjadi dingin.

Jenis evaporator yang  digunakan pada mekanik Split AC.

Adalah jenis sirip dan pipa.

Pipa dari bahan tembaga sebagai saluran refrigerant dan sirip dari bahan aluminum.

Fungsi sirip adalah untuk memperluas permukaan pipa (saluran refrigerant), sehingga panas yang bias diserap oleh refgerant untuk pembentukan uap menjadi lebih banyak.

Pada akhirnya, medium yang member panas terhadap refrigerant menjadi dingin.

Mendium disekitar evaporator adalah udara yang berada di sekitar evaporator tersebut.

komponen dan sistem kerja ac split

PIPA REFRIGERANT

Pipa refgerant yang digunakan untuk menyalurkan refrigerant didalam mekanik Split AC, adalah pipa tembaga.

Saluran-saluran tersebut adalah :

  1. Pipa hisap (Suction Line)

Adalah pipa yang dihubungkan antara saluran ke luar evaporator dan saluran masuk compressor.

Diameter saluran ini lebih besar dibandingkan dengan saluran refrigerant cair.

Saluran ini bertekanan rendah serta dalam keadaan bekerja, saluran ini terasa dingin, bahkan uap air yang ada di udara di sekitar pipa tersebut akan mengembun dan membasahi pipa hisap tersebut.

komponen dan sistem kerja ac split

  1. Pipa tekanan cairan (Discharge Line)

Adalah saluran yang  dihubungkan antara compressor dengan condenser.

Saluran ini berisi refrigerant dalam bentuk gas bertekanan tinggi.

  1. Pipa tekanan cairan (Liquid Line)

Adalah saluran yang dihubungkan antara condenser dengan katupekspansi.

Saluran ini berisi refrigerant cair yang telah diembunkan di dalam condenser.

Cairan refrigerant ini bertemperatur dan bertekanan tinggi.

Pada pipa atau Strainer. Pada saluran ini refrigerant masih membuang panasnya ke medium disekitarnya.

Dengan kata lain pada refrigerant masih terjadi pendinginan lanjut (sub cooled).

Sub cooled terjadi mulai dari Condenser ke luar sampai dengan masuk flow control (pipa kapiler).

komponen dan sistem kerja ac split

  1. Saluran Evaporator

Adalah saluran dari outdoor unit menuju ke indoor unit.

Dari outdoor unti, saluran ini dihubungkan dengan pipa lebih kecil dari pada pipa suction.

Oleh karena saluran ini ke luar setelah pipa kapiler, maka saluran ini sudah merupakan saluran evaporator.

Namun oleh karena diameter pipanya yang aga kecil, maka penguapan refrigerant hanya terjadi sedikit saja refrigerant aka menguap pada bagian evaporator secara menyeluruh.

Pipa suction dan pipa evaporator atau pipa-pipa penghubungan indoor dan outdoor, dibungkus dengan isolasi pipa untuk mencegah terjadinya pengembunan uap air udara yang ada di sekitar pipa.

komponen dan sistem kerja ac split

Berikut ini adalah gambar rangkaian komponen mekanik Split AC

Gambar diatas, adalah diagram mekanik Split AC dengan menggunakan gambar symbol, namun belum mencerminkan pemisahan komponen-komponen mekaniknya, sehingga tidak dapan dibedakan makan indoor unit dan mana outdoor unitnya.

Berikut ini adalah ilustrasi rangkain mekanik Split AC secara umun.

Pada gambar di bawah ini akan diperlihatkan letak komponen pada keadaan sebenarnya

Pada gambar diatas, komponen evaporator disimpan dibagian indoor unit, disebut dengan istilah evaporating unit.

komponen dan sistem kerja ac split

Sedangkan Comprresor,condenser, filter/strainer, dan pipa kapiler disimpan dibagian luar.

Komponen tersebut dengan istilah condensing unit atau outdoor unit.

Pipa penghubung pada inddor unit, baik pada bagian input maupun output telah disediakan flaring nipple dengan ukuran yang berbeda.

Pipa input berukuran lebih kecil dari pada pipa output.

komponen dan sistem kerja ac split

Sedangkan pada outdoor unit telah disediakan keran lengkap dengan flaring nipplenya.

Brikut ini adalah gambar ilustrasi yang menunjukan bagian-bagian komponen mekanik inddor unit dan outdoor unit.

Gambar diatas adalah ilustrasi bagian indoor unit. Drain,adalah saluran untuk pembuangan air yang diperoleh dari pengembunan uap air diudara.

Gambar disamping adalah outdoor unit.

Pada bagian ini diletakan beberapa komponen mekanik.

komponen dan sistem kerja ac split

Komponen-komponen tersebut adalah compresspr,condenser,filter pipa kapiler dan saluran dua buah karena yaitu saluran servis suction (A) dan keran penghubung saluran evaporator ke indoor unit (B).

Saluran servis suction atau Suction service Valve (SSV) berkurang lebih bear dari pada keran penghubung evaporator.

Perhatikan uraian mengenai SSV dan keran penghubung Evsporator berikut ini .

komponen dan sistem kerja ac split

KATUP Servis .

  Hampir pada seluruh unit Split AC dilengkapi dengan katup servis.

Fungsi katup servis adalah  :

  1. Untuk mengukur tekanan refrigerant didalam system
  2. Untuk saluran vacuum dan mengisi refrigerant.
  3. Untuk menutup saluran refrigerant pada system apabila akan di pindahkan atau untuk pump down.

    komponen dan sistem kerja ac split

Ada dua jenis katup servis, yaitu katup servis tekanan rendah ( Suction Service Valve/SSV) dan katup servis penghubung ke evaporator ( keran evaporator).

Baik SSV maupun keran evaporator langsung dilekatkan pada bagian outdoor unit.

Katup servis, baik SSV maupun keran evaporator dapat diatur pada posisi “Out”.

Pengtahuan mengenai posisi katup servis sangan dibutuhkan oleh montir Split AC. Posisi-posisi katup tersebut digambarkan sebagian berikut :

komponen dan sistem kerja ac split

  1. Posisi “In”

Pada posisi ini katup menutup saluran refrigerant.

Jika katup ini adalah SSV, maka yang tertutup adalah saluran suction arah ke compressor.

Sedangkan jika katup tersebut adalah keran evaporator, maka yang tertutup adalah saluran dari pipa kapiler.

Untuk mengatur katup pada posisi “In” makan stem harus diputar searah jarum jam.

Permutaran stem dapat dilakukan apabila akan dilakukan perbaikan atau jika akan memindahkan unit Split AC ke tempat lain.

komponen dan sistem kerja ac split

Pentil pada Suction Service Valve (SSV) tidak dipengaruhi oleh perubahan posisi katup.

Pentil hanya akan terbuka salurannya apabila pentil ditekan dengan menggunakan penekan atau dengan selang fleksibel ( Fleksible huse) ketika sedang melakukan pengukuran tekanan, pengosongan atau sedang melakukan pengisian refrigerant.

  1. Posisi “Out”

Untuk merubah katup pada posisi “out” putar stem berlawanan jarum jam hingga penuh. Katup servis pada posisi out, berarti katup terbuka.

Dengan terbukanya katup servis, berarti pipa-pipa penghubung indoor dan outdoor menjadi terhubung dan terisi dengan refrigerant.

komponen dan sistem kerja ac split

SIKLUS REFRIGERASI

 

       Refrigerant yang baik, salah satu syaratnya adalah mudah menguap dan mengembun pada temperatur udara biasa.

Ketika refrigerant bersirkulasi didalam system, refrigerant mengalami beberapa perubahan bentuk fase yang diakibatkan oleh perubahan tekanan pada refrigerant.

Setiap perubahan ini biasa disebut proses.

Proses terjadi pada beberapa bagian yang terjadi secara berurutan didalam sistem, dimulai pada satu bagian tertentu dan setelah mengalami beberapa proses pada bagian yang lain, kembali pada proses dibagian tertentu tadi.

Proses refrigerant pada bagian-bagian yang berurutan (seri) tersebut disebut dengan “siklus Refrigerant”.

komponen dan sistem kerja ac split

Siklus refrigerant yang paling sederhana harus mengalami proses  :

  1. Ekspansi    (Expansion)
  2. Penguapan   (Vaporization)
  3. Kompresi  (Compression)
  4. Kondensasi  (Condensation)

    komponen dan sistem kerja ac split

  1. Proses Ekspansi.

Dimulai dari condenser out, refrigerant cair bertemperatur dan bertekanan tinggi mengalir ke pipa kapiler, refrigerant masuk ke dalam evaporator.  Tekanan refrigerant setelah melalui pipa kapiler akan turun mengikuti tekanan evaporator, sehingga temperature jenuh dari refrigerant akan berada di bawah temperature medium disekeliling evaporator.

Dalam keadaan seperti ini, sebagian dari cairan refrigerant mulai menguap.

  1. Proses penguapan.

Refrigerant dialirkan dari pipa kapiler ke pipa besar, sehingga tekanan tiba-tiba menurun.

Cairan refrigerant  mengembang, berubah menjadi uap.

Setiap penguapan memerlukan panas.

Melalui dinding-dinding evaporator, Panas di sekitarnya diserap untuk memberikan panas laten penguapan bagi refrigerant.

komponen dan sistem kerja ac split

Pengupan ini terjadi pemanasan lanjut ( superheat ) pada bagian akhir dari evaporator.

Walaupun temperatur uap refrigerant ( Superheat ) naik, tetapi tekanannya tidak berubah.

Sebenarnya ada perubahan sedikit, namun perubahan-perubahan ini diabaikan didalam siklus refrigerant.

Pada saat refrigerant akan menyerap panas.

Panas diambil dari medium di sekitar evaporator.

Akibatnya medium disekitar evaporator menjadi dingin.

Apabila masih terdapat refrigerant yang tidak menguap didalam evaporator, cairan refrigerant ini akan diuapakan didalam accumulator.

Hanya uap yang harus masuk kedalam compressor, tekanan akan menjadi terlalu tinggi.

Hal ini adalah karena cairan lebih padat dari pada uap dan akan menyebabkan compressor rusak.

Jadi fungsi accumulator adalah mencegah refrigerant cair masuk kedalam compressor.

  1. Proses kompresi.

Uap refrigerant dari evaporator dihisap melalui saluran suction oleh compressor.

Dalam compressor, tekanan uap refrigerant ini dinaikkan (dikompresi) sehingga temperatur juga naik, kemudian dalirkan melalui saluran discharge.

  1. Proses kondensasi

Uap refrigerant bertemperatur dan bertekanan tinggi, melalui saluran discharge dialirkan kedalam condenser.

Didalam condenser, uap refrigerant membuang panasnya ke udara diluar condenser, dimana udara tersebut mengalir secara alami (natural).

Ketika panas refrigerant dibuang , temperaturnya berkurang sehingga mencapai temperature uap jenuh.

Akhirnya refrigerant mengembun dan keluar dari condenser sudah berbentuk cairan kembali.

Cairan ini ditempung didalam condenser.

Pada bagian akgir dari condenser, hingga pipa kapiler, terjadi pendinginan lanjut (subcooled) pada cairan regfrigerant ini.

Dari condenser, refrigerant cair kembali dialirkan kepipa kapiler dan siklus refrigeresi diulang kembali.

Sklus refrigeresi akan terus diulang-ulang, selama compressor bekerja.

Dibawah ini adalah ilustrasi aliran refrigerant ( siklus refrigerasi ) pada mekanik Split AC.

 

 

 

 

PENGUKURAN TEKANAN MEKANIK  Split AC

Refrigerant yang biasa digunakan pada Split AC adalah R-22.

Tekanan operasi, yaitu pada saat compressor berkerja dapat diukur melalui saluran servis tekanan rendah.

Tekanan rendah ideal ( pada Gauge ) untuk Split AC pada saat oprasi adalah berkisar antara 60 sampai dengan 70 Psi.

Tekanan ini diukur pada saluran SSV.

komponen dan sistem kerja ac split

Sedangankan untuk tekanan tinggi berkisar antara 225 sampai dengan 245 Psi, atau dapat diukur temperatur condensernya, yaitu 10oC sampai dengan 19oC diatas temperature ambient.

Tekanan tinggi pada Split AC tidak bias diukur, karena pada umumnya tidak diberikan saluran untuk mengukur tekanan ini.

Ketika melakukan pengukuran tekanan rendah, perhatikan bahwa kedua keran pada manifold gauge dalam keadaan tertutup.

Pada saat ini pula, tidak perlu mengatur keran SSV.

Karena yang diukur adalah tekanan ren jah, maka pengukuran tekanan ini dilakukan ketika unit sedang beroperasi.

Tekanan rendah didasarkan kepada temperature ruang AC yang dikehendaki.

Misalnya temperature ruang AC 22oC.

komponen dan sistem kerja ac split

Perbedaan temperature ruang dengan temperature evaporator ( temperature refrigerant di dalam evaporator ) idealnya berkaisar antara 20oC sampai dengan 24oC maka temperature evaporator lebih rendah.

Apa bila di ambil perbedaan 20oC, maka temperature evaporator adalah 2oC ( 22oC – 20oC ).

Dari keadaan diatas, jika dikonversi ke dalam tekanan ( dapat dibaca pada monometer low press pada manifold gauge, pada skala R-22/ dijelaskan pada bagian alat dan bahan) , terbaca 2oC = 65 psi.

  1. 1.     Instalasi mekanik Split AC

    komponen dan sistem kerja ac split

Split Air Conditioner terdiri dari indoor unit dan Outdoor unit unit.

Kedua unit tersebut harus di instalasi pada tempat berbeda.

Indoor unit pada bagian dalam ruangan dan outdoor unit pada bagian luar ruangan.

Berikut ini adalah ilustrasi instalasi Split AC yang menggambarkan letak indoor unit dan outdoor unit.

Instalasi indoor Unit

Paragraf berikut hanya menjelaskan atau mengiformasikan instalasi indoor unit split AC dinding ( wall type) .

Ilustrasi diatas, adalah sebuah contoh instalasi Split AC wall type.

Gambaran-Gambaran instalasi indoor unit dapat di perlihatkan pada uraian sebagai berikut :

komponen dan sistem kerja ac split

Indoor unit didalam ruangan digantung pada dinding.

Sebuah pelat penggantung seblumnya ditempel pada dinding dengan bantuan paku skrup.

Selanjutnya unit indoor digantungkan pada pelat tersebut.

Untuk menghubungkan indoor unit dengan outdoor unit, pada dinding dibuat lobang.

Lubang dibuat dengan dipahat atau dibor.

Apabila dilihat pada bagian belakang, indoor unit tampak seperti gambar dibawah.

 

 

 

 

Instalasi Outdoor Unit

komponen dan sistem kerja ac split

 

Outdoor unit atau condensing unit memerlukan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan di instalasi.

Perlu di perhatikan letak atau posisi outdoor unit, aliran udara buang dan tidak terkena panas matahari langsung.

Pada posisi outdoor unit lebih rendah atau sejajar dengan indoor unit,

Tidak dibutuhkan pengaturan instalasi pipa penghubung yang khusus.

komponen dan sistem kerja ac split

Pipa dapat dipasang langsung perhatikan gambar dibawah :

Dua instalasi outdoor diatas tidak memiliki aturan tertentu dalam pemasangan pipa penghubung dengan indoor unitnya.

Pada posisi outdoor unit lebih tinggi dari pada posisi outdoor unit, perlu diperhatikan salah satu penghubung pipa yaitu pipa hisap (suction) harus dibentuk loop atau belokan pada outlet indoor unit.

Fungsi loop adalah untuk menampung atau menjebak oli compressor yang turun bersirkulasi dengan refrigerant agar dapat kembali ke dalam compressor.

komponen dan sistem kerja ac split

Ketika oli berada pada indoor unit, oli sulir untuk kembali ke dalam compressor.

perhatikan gambar berikut ini :

Posisi outdoor unit lebih tinggi darp pada posisi indoor unit.

Loop berada pada bagian out indoor unit.

Loop akan mengumpulkan oli.

Oli yang terkumpul akan terdorong oleh refrigerant yang dihisap oleh vompressor dan oli akan masuk kembali ke dalam compressor bersama-sama dengan refrigerant.

komponen dan sistem kerja ac split

Dengan demikian compressor tidak akan kekurangan oli.

Ukuran loop tidak boleh terlalu besar.

Ukuran loop yang terlalu besar akan menampung oli yang terlalu banyak.

Hal ini akan menyebabkan kekurangan oli pada compressor.

Ukuran loop ideal adalah 5 sampai dengan 10 kali ukuran diameter pipa suctionnya.

Apabila diameter pipa suction 5/8”, maka besarnya loop adalah minimal 5 x 5/8” atau maksimalnya adalah 10 x 5/8”.

Gambar berikut memperhatikan bagimana oli dijebak didalam loop pada saluran sction :

komponen dan sistem kerja ac split

Perlu di ingat, bahwa refrigerant (R-22) didalam mekanik Split  AC mudah bercampur dengan oli compressor.

Dengan demikian oli akan turut bersirkulasi dengan refrigerant didalam system.

Untuk membantu oli kembali kedalam compressor, pasang loop.

Loop hanya dipasang atau dibentuk pada Split AC dimana outdoor unitnya berada pada posisi diatas indoor unitnya.

Secara lebih lengkap ilustrasi instalasi mekanik Split AC dapat digambarkan sebagai berikut ( posisi outdoor dibawah ) :

Instalasi Listrik Split AC

komponen dan sistem kerja ac split

Setelah selesai instalasi indoor unit dan outdoor unit, akan diuraikan pengerjaan instalasi listriknya.

Instalasi listrik dibatasi pada instalasi kabel sumber tegangan dan instalasi listrik yang menghubungkan antara indoor unit dan outdoor unit.

Dengan melepas grille pada indoor unit, akan ditemukan terminal listrik yang harus dinstilasi dengan kabel listrik untuk sumper tegangan dan kabel yang menuju outdoor unit.

Perhatikan gambar instalasi listrik pada indoor unit dibawah ini :

Pada gambar di atas, kabel dari tusuk kontak ( sumber listrik ) dihubungkan pada terminal nomer 1 dan nomer 3 didalam indoor unit.

Sedangkan untuk ke outdoor unit dihubungkan dengan terminal nomer 1 dan terminal nomer 1 dan terminal nomer 2.

Hubungkan listrik untuk outdoor unit, digambarkan pada ilustrasi dibawah ini :

komponen dan sistem kerja ac split

Dengan melepas tutup terminal listrik pada outdoor unit, akan tampak terminal listrik.

Hubungan kabel listrik dari dari indoor unit, dipasang pada terminal nomer 1 dan nomer 2.

Dengan demikian, hubungan listrik dari sumber listrik, indoor unit dan outdoor unit dapat digambarkan melalui ilustrasi berikut ini  :

Kabel listrik dari indoor unit ke outdoor unit pada umumnya dibungkus didalam isolasi pipa bersama-sama dengan pipa-pipa penghubung mekanik indoor unit dan outdoor unit.

Secara ilustrasi letak kabel penghubung pada isolasi pipa dapat dilihat pada gambar dibawah ini  :

Instalasi listrik indoor unit dapat dilihat pada ilustrasi berikut  :

Purging pada Instalasi Split AC

 Refrigerant pada unit Split AC baru, tersimpat dibagian dalam outdoor unit.

Pada bagian indoor unit dan pipa penghubung tidak di isi dengan refrigerant .

Dengan demikian, pada bagian indoor unit dan pipa penghubung terisi dengan udara, uap air dan kotoran- kotoran lain.

Pada instalasi baru, udara uap air dan kotoran tersebut harus dibuang keluar dari dalam system.

komponen dan sistem kerja ac split

Untuk membuang zat-zat tersebut dapat dilakukan dengan proses “Purging”.

Purging adalah mendorong zat-zat yang tidak dikehendaki di dalam system dengan menggunakan refrigerant yang ada didalam system tersebut.

Dibawah ini adalah sebuah unit Split AC yang baru selesai diinstalasi.

Sebelum mengoperasikan unit di atas, semua zat selain refrigerant harus dibuang keluar.

Perhatikan bahwa refrigerant berada pada bagian outdoor unit. Kedua keran pada outdoor unit berada pada posisi  “In”.

Untuk melakukan purging, dapat dilakukan dengan mengikuti cara berikut ini L

  1. Pasang manifold gauge ( seperti pada gambar dibawah ).
  2. Tutup keran HP. Buka keran LP ( pada manifold )
  3. Buka keran penghubung ke evaporator dengan kunci “L”.

    komponen dan sistem kerja ac split

Refrigerant akan ke luar dari outdoor unit menuju ke evaporator (indoor unit) dan pipa suction.

Seluruh zat serta kotoran akan terdorong keluar melalui pentil pada SSV dan saluran tengah pada manifold gauge.

  1. Biarkan peruses ini berlangsung selama kurang-lebih 10-15 detik.
  2. Tutup keran LP pada manifold. Proses purging selesai dilakukan.
  3. Buka keran SSV sepenuhnya. Dengan demikian seluruh system sudah terisi dengan refrigerant.

Mengoperasikan Unit Split AC

komponen dan sistem kerja ac split

Paragraf berikut hanya akan mengulas bagaimana mengoperasikan unit Split AC yang baru selesai diinstalasi.

Setelah menguhubungkan tusuk kontak ke jala-jala listrik, dengan menggunakan remote control (tidak dibahas pada buku ini), listrik akan mengalir ke bagian indoor unit.

Blower pada indoor unit akan bekerja.

Selanjutnya siklus udara bekerja.

Melalui proses control elektronik, setelah beberapa detik, biasanya diatur antara 10 sampai dengan 20 detik, outdoor unit akan bekerja.

Selanjutnya siklus refrigerasi bekerja.

komponen dan sistem kerja ac split

Ketika udara didalam ruangan mengalir melalui sirip evaporator, panas udara akan di serap oleh refrigerant didalam evaporator untuk ngenguap.

Dengan demikian udara menjadi dingin.

Ruangan menjadi dingin.

Oleh kerena temperature sirip dan permukaan evaporator lebih dingin, uap air yang ada di udara ketika melewati evaporator akan mengembun.

Dengan demikian kelembaban didalam ruangan juga akan turun.

Kecepatan aliran udara di atur oleh kecepatan blower.

komponen dan sistem kerja ac split

Kerjanihan udara di atur oleh saringan udara yang ada didalam grill pada bagian indoor.

Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa jika siklus refrigerasi beroperasi dengan benar , makan udara didalam ruangan akan bersirkulasi sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan untuk kenyamanan tubuh, juga perlu perhatikan kapasitas serta ketentuan-ketentuan lain dalam menginstalasi unit Split AC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *